Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan perampingan pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah provinsi DKI Jakarta hingga Selasa (9/9/2014) jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 orang.
"Sudah jalan ini (perampingan PNS, red.). Kami sudah kurangin banyak kok. Sudah 1.000 lebih," kata Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa.
Menurut dia, perampingan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga 2016. Perampingan ini akan mengurangi jumlah PNS dari sekitar 72.000 orang menjadi 50.000 orang.
Ia mengatakan bahwa jumlah PNS tersebut relatif cukup banyak jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Filipina.
"Kalau di Manila City, Filipina, PNS itu hanya 17.000 orang, ini jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah PNS di sini, yakni 72.000 orang," katanya.
Menurut dia, perampingan PNS tersebut juga akan dilakukan dengan mengurangi jumlah jabatan di Pemprov DKI Jakarta. Ia berharap pada tahun 2015, model birokrasi DKI sudah baru. Jika sudah berjalan bagus dan efisien, akan lebih dirampingkan lagi. Saat ini, kata Ahok, pihaknya sedang mengembangkan sebuah model baru untuk mencari PNS yang tepat untuk ditempatkan pada jabatan tertentu.
"Cara itu di antaranya dengan meminta kepada para staf non-eselon untuk mengikuti semacam evaluasi penilaian serta tes psikologi sesuai dengan jabatan yang mereka minati," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gara-gara Jokowi, Ahok Gagal Ucapkan Selamat Ultah Langsung ke SBY
-
Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ahok Ancam Hengkang dari Gerindra
-
Ahok: Jakarta akan Bangun 'Food Station' di Karawang
-
Pilkada Langsung Dihilangkan, Ahok: Kepala Daerah Bisa Jadi Sapi Perah DPRD
-
Ahok: Pejabat yang Pakai Narkoba Diturunkan Jadi Staf
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG