Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi pembatalan lelang untuk mobil dinas menteri berjenis Mercedes Benz. Menurutnya, dengan begini Pemerintah bisa berhemat.
"Ya bagus. Bagus sekali. Artinya kita memulai untuk berhemat," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (11/9/2014).
Jokowi menerangkan, nantinya para menterinya bisa menggunakan mobil lama. Itu pula yang sudah dikonsultasikan dengan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.
Kemudian, menurutnya, soal umur kendaraan bukanlah menjadi sebuah masalah. Asalkan perawatannya bisa dilakukan dengan baik.
"Mobil saya 10 tahun masih enak," ujarnya.
Untuk diketahui, Sekretariat Negara (Setneg) memutuskan pengadaan kendaraan dinas menteri/pejabat setingkat menteri tersebut tidak dilanjutkan.
"Pemilihan kendaraan dinas bagi para menteri/pejabat setingkat menteri utamanya terkait dengan jenis, harga dan spesifikasinya, diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintahan mendatang," dalam keterangan yang dilansir laman Setneg.go.id.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres