Suara.com - Korupsi akan terjadi sistemik apabila Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan oleh DPRD, pasalnya akuntabilitas pertanggungjawaban kepala daerah ke DPRD.
"Karena ke DRPRD, maka DPRD menjadi semacam bos baru bagi kepala daerah," kata Direktur Populi Center Nico Harjanto, di Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (13/9/2014).
Nico menambahkan, hal ini mengakibatkan pada setiap kebijakan dan setiap keputusan pembahasan anggaran di DPRD, tidak mungkin lepas dari kepentingan para anggota DPRD.
"Karena sangat mungkin proses korupsi terjadi disana," tegasnya.
Pasalnya, kepala daerah yang terpilih harus memberikan konsesi konsesi kepada anggota DPRD supaya kebijaknnya, keputusannya, anggarannya itu disetujui oleh DPRD.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) pun menganggap apabila Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan oleh DPRD maka Kepala daerah akan menjadi sapi perah DPRD. Sebab yang diperhatikan bukan rakyat, tapi DPRD yang memilihnya.
“Dia bisa jadi sapi perah. Dia nggak pernah ngurusin rakyat cuma ngurusin DPRD. Tiap tahun kan ada pertanggungjawaban ke DPRD. Bukan ke rakyat,” kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733