Suara.com - Menurut Pemerhati Pemilu, Ahsanul Minan, wakil rakyat kini sedang membohongi masyarakat agar tak dapat memberikan suaranya di Pilpres. Hal itu tekait polemik RUU Pilkada yang kini tengah bergulir di DPR
"Sekarang wakil rakyat sedang berusaha menipu rakyat, kenapa? Dalam pileg kemarin tak ada parpol yang menyampaikan mendorong pilkada oleh DPRD. Kenapa pemilu selesai mereka ambil kebijakan itu?," katanya ketika konferensi pers di Jakarta Pusat, Minggu (14/9/2014).
Minan mengaku, kini rakyat yang menjadi korban lantaran para petinggi partai Koalisi Merah Putih sedang berusaha agar rakyat tidak memilih secara langsung, melainkan segelintir orang di DPRD.
"Dalam situasi ini, DPR posisikan rakyat kompetitor dalam memperebutkan pemilihan kepada daerah. Ini harus disadari bersama, sekali kita tertipu maka masa depan kita akan kembali ke era sebelum reformasi," ujar Minan.
Tak hanya itu, Minan mengaku tak tahu akan dibawa kemana demokrasi di Indonesia, apabila wakil rakyat masih merebut kekuasan bukan mendengarkan aspirasi rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!