Suara.com - Istri mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, Triesna, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemerasan yang menjerat suamiya. Triesna tiba di KPK sekitar pukul 10.25 WIB.
"Iya, saya dipanggil KPK, dan saya memenuhi panggilan tersebut," kata Triesna Jero Wacik sambil menerobos masuk ke dalam Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan,Selasa(1/6/2014).
Sebelumnya, KPK sudah memeriksa Istri Mantan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat ini sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Ada dugaan, dana hasil pemerasan yang dilakukan oleh JW tersebut digunakan untuk kepentingan sendiri termasuk di dalamnya adalah keluarganya sendiri.
Namun, untuk memastikan dugaan tersebut, KPK masih terus mendalami perkembangannya hingga saat ini.
Jero Wacik ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga melakukan pemerasan semasa jabatannya tahun 2011 - 2012 dengan tujuan untuk membantu dana operasional kementerian. Dana yang terkumpul dari tindakannya tersebut sebesar 9,9 Miliar rupiah.
Berita Terkait
-
Kasus Jero Wacik, Menteri Djoko Suyanto Diperiksa KPK
-
Penetapan Tersangka Jero Wacik, KPK: Etisnya, Tersangka Jangan Dilantik
-
Mahasiswi Indonesia Bangun "Beranilawanmafia.com"
-
Wamen ESDM: Pelaku Pencurian Minyak Harus Dihukum Berat
-
Jero Wacik Korupsi, Laporan Keuangan Kementerian ESDM dapat Opini Terbaik
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
-
Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'
-
MKMK Dinilai Hanya Bisa Adili Etik, Keppres Pengangkatan Adies Jadi Hakim MK Tak Bisa Dibatalkan?
-
Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN