Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo berharap dukungan dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bersinergi dengan pemerintahannya mendatang, sebagaimana disampaikan saat memaparkan Visi Misi Program Aksi Presiden Terpilih dalam Rakernas IV PDIP di Semarang.
"Ada pemaparan visi misi Jokowi terkait program-program yang membangun karakter mental. Dan beliau ingin kader partai memberi perhatian dan dukungan terhadap pemerintahannya nanti," kata Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Sabtu (20/9/2014).
Jokowi memberi pemaparan Visi Misi Program Aksi Presiden Terpilih kepada 1.590 peserta Rakernas IV dalam rapat tertutup.
Dia menyampaikan bahwa program aksinya merupakan perwujudan dari sembila agenda prioritas atau disebut Nawa Cita yang selalu ia sampaikan dalam kampanye politiknya.
"Materi Pak Jokowi tidak bergeser dari visi misi yang sudah dijanjikan pada rakyat selama ini. Ia juga menyampaikan pembahasan-pembahasan terutama di kantor transisi," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah.
Menurut Basarah, apa pun visi misi Pak Jokowi yang ia sampaikan harus disesuaikan dengan konteks manajemen pemerintahan yang sekarang berlaku karena tidak mungkin terjadi diskontuinitas secara total.
"Ada hal-hal yang baru sebagai program pembangunan baru tapi juga ada hal-hal kelanjutan dari pemerintahan lama atau sesuatu yang sifatnya revisi total," katanya.
PDI Perjuangan secara resmi menyatakan perubahan sikap politik partai sebagai partai pemerintah setelah selama sepuluh tahun menjadi partai oposisi yang berada di luar pemerintahan.
Jokowi yang hadir sejak acara pembukaan tidak pernah jauh dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kali ini ia menanggalkan pakaian khasnya kemeja putih dengan memakai pakaian kebesaran PDIP.
Namun, Jokowi tidak banyak bicara kepada wartawan. Ia hanya memberikan senyum sambil sesekali melambaikan tangan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar