Suara.com - Iran selama ini menganggap Amerika Serikat sebagai musuh besar mereka. Namun, dua negara yang “bersitegang” itu memulai langkah yang jarang terjadi yaitu berdiskusi untuk membahas ancaman dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Pertemuan langka antara Amerika dan Iran itu diwakili oleh Menteri Liar Negeri John Kerry dengan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif. Pertemuan itu berlangsung selama satu jam di salah satu hotel di New York, Amerika Serikat.
Tujuan pertemuan itu sebenarnya untuk membahas negosiasi program nuklir Iran. Namun, keduanya juga membahas tentang ancaman yang dimunculkan oleh kelompok ISIS. Kelompok militan itu menguasai sebagian besar wilayah di Irak dan Suriah.
Amerika ingin Iran masuk dalam koalisi yang dibentuk dalam memerangi kelompok ISIS. Akan tetapi, pemimpi tertinggi di Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan, pemerintahannya tidak akan bergabung dengan koalisi bentukan Amerika itu.
Iran dan Amerika tidak mempunyai hubungan diplomatik. Meski demikian, pejabat Amerika tidak membantah atau membenarkan tentang tawaran yang diajukan kepada Iran untuk bergabung dalam koalisi melawan ISIS.
Sebelumnya, Amerika juga menolak untuk melakuka kerja sama militer dengan Iran. Alasannya, Amerika menuding pemerintah Iran membantu Presiden Suriah Bashar al-Assad serta menjadi sponsor utama gerakan teroris di dunia. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai