Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, nama kabinetnya nanti akan mempengaruhi proses seleksi para menterinya.
Hal itu menurut Jokowi, dikarenakan nama kabinetnya tersebut merepresentasikan visi-misi yang dia bawa. Semua menteri, sambungnya, juga harus bisa bekerja dan memiliki kesamaan visi yang tercermin pada nama kabinetnya itu.
"(Nama kabinet) Itu nanti harus dijelaskan, biar semua mempunyai visi yang sama, pola pikir yang sama mengenai Indonesia ke depan seperti apa," kata Jokowi, di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (22/9/2014).
Jokowi menambahkan, saat ini dirinya telah mengantongi enam usulan nama kabinet untuk pemerintahannya. Keenam nama itu pun saat ini tengah digodok secara lebih mendalam. Dua dari enam usulan nama kabinet itu adalah Kabinet Kerja dan Perubahan, serta Kabinet Kerja Trisakti. Empat nama lainnya masih dirahasiakannya.
Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan, ada pertimbangan khusus saat ia harus menentukan nama untuk kabinetnya tersebut kelak. Menurut Jokowi, nama tersebut harus merepresentasikan semangat kerja pemerintah baru.
"Pokoknya bekerja, kerja, dan kerja," tandasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu