Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menjaring sebanyak 40 preman dalam Operasi Cipta Kondisi di Terminal Blok M, Senin (22/9/2014).
"Operasi Cipta Kondisi ini berhasil menjaring 40 preman yang sering mengganggu masyarakat," kata Kepala Hubungan Masyarakat Polres Jaksel AKP Agus Minarno di Jakarta.
Menurut Agus, sebanyak 40 preman tersebut tak memiliki tanda pengenal ketika diamankan anggota Polres Jakarta Selatan.
Selain itu, preman-preman tersebut juga dikenal sebagai pengamen yang kerap meminta uang dengan paksa ketika sedang berada di angkutan umum.
"Para preman kini telah didata dan akan dibina di Polres Metro Jakarta Selatan," ujar Agus.
Agus mengatakan bahwa kagiatan itu sengaja dilaksanakan Polres Jakarta Selatan untuk menciptakan keamanan pada terminal dan angkutan umum dari praktik premanisme agar tercipta situasi yang kondusif bagi masyarakat.
Ia berharap kegiatan itu dapat memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat yang menggunakan sarana umum di kawasan-kawasan tersebut.
Sebelumnya, Operasi Cipta Kondisi telah dilakukan oleh 30 anggota Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin sore. Kegiatan ini dipusatkan pada kawasan Jalan Melawai, daerah Bulungan, hingga Terminal Blok M, Jakarta Selatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional