Suara.com - Tim pengacara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Sekretaris Jenderal Romahurmuziy menyerahkan kronologis pendudukan dan perusakan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP kepada penyidik Polda Metro Jaya.
"Selaku kuasa hukum dari Sekjen PPP Romi kami memenuhi undangan penyidik kepolisian untuk proses berita acara pemeriksaan pada hari (Rabu) ini," kata pengacara PPP versi Romi, Hendra Heriansyah di Markas Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (24/9/2014).
Hendra mengatakan, penyidik kepolisian mengajukan 19 pertanyaan yang menyangkut materi pemeriksaan kepada pihak pelapor.
Pihaknya menyerahkan barang bukti berupa kronologis peristiwa pendudukan dan perusakan Kantor DPP PPP yang diduga dilakukan kelompok Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau dikenal dengan sebutan SDA.
Barang bukti lain yang akan diserahkan kepada penyidik kepolisian, yakni kamera tersembunyi dan foto dokumentasi kejadian.
Sebelumnya, Sekjen PPP versi Romi melaporkan Ketua Umum kubu SDA terkait dugaan pendudukan kantor partai berlambang Kabah itu ke Polda Metro Jaya, Rabu (17/9/2014).
Kubu Romi keberatan dengan tindakan SDA yang hanya mengizinkan aktivitas kepartaian harus seizin mantan Menteri Agama tersebut. Romi menyebutkan kegiatan partai terganggu dengan kebijakan SDA tersebut dan dinilai telah melanggar hukum. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga