Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) menegaskan, akan memberikan sanksi kepada kadernya yang tidak mendukung disahkannya Rancangan Undang-undang (RUU) dengan mekanisme Pemilihan lewat DPRD pada paripurna hari ini.
"Kalau ada anggota fraksi yang berbeda maka itu dikategorikan pelanggaran sebagai keputusan fraksi," kata SDA di DPR, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Sebab, menurut SDA, sikap fraksi untuk RUU sudah dirapatkan dan sudah menjadi keputusan, kemarin. Soal apa sanksinya, SDA menyerahkan kepada Ketua Fraksi untuk merumuskannya.
"Apa sanksinya nanti ketua fraksi dengan pimpinan merumuskan apa yang tepat untuk anggota yang melakukan katakanlah pembangkangan terhadap keputusan yang telah ditetapkan," tuturnya.
SDA menambahkan, PPP akan hadir dalam full tim dalam paripurna kali ini. Dari 38 total orang anggota, ada 33 orang yang hadir.
"Yang tidak hadir Itu karna ada yg berada di luar negeri dan ada satu yang jadi menteri dan belum ada penggantinya yaitu Pak Lukman Hakim Saefuddin," kata SDA.
Seperti diketahui, hari ini anggota DPR periode 2009 - 2014 tengah menggelar Sidang Paripurna di gedung DPR untuk mengesahkan tujuh Rancangan Undan-Undang. Salah satunya adalah RUU Pilkada yang belakangan menjadi polemik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk