Suara.com - Sebuah perusahaan jasa pencucian atau laundry di Shanghai, Cina didenda atas dugaan mengganggu ketertiban umum. Perusahaan ini disemprit petugas setempat gara-gara menaruh dua perempuan seksi yang nyaris telanjang di dalam kereta sarat penumpang.
Pose syur dua perempuan tadi sebenarnya hanya dilakukan untuk keperluan syuting iklan mereka di internet. Banjir protes, perusahaan bernama Tidy Laundry Co meminta maaf dan mengakui kekeliruannya. Di video tersebut, dua orang gadis muda nampak cuek menanggalkan busana dan hanya mengenakan pakaian dalam di tengah sesaknya penumpang kereta.
Aksi ini sempat diprotes penumpang yang berada di gerbong tempat syuting dilakukan. Seorang penumpang bahkan buru-buru mengambil pakaian dan meminta dua perempuan tadi untuk mengenakannya kembali.
Pihak perusahaan berkelit dua model dan seluruh penumpang di gerbong adalah orang bayaran. Polisi turun menangani kasus ini setelah aksi itu 'diserang' Netizen. Petugas berencana akan menjerat perushaan terkait dengan saksi denda atas tuduhan mengganggu ketertiban umum. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR