Suara.com - Polisi Penang masih memburu lima orang peserta Nude Sports Games 2014 atau dikenal sebagai olahraga Bugil di Teluk Kampi, Penang.
"Masing-masing dari Singapura, Filipina, Malaysia, dan dua warga negara Myanmar," kata polisi bernama Mohamad Jalaluddin.
Sementara itu, pada Kamis (28/8/2014) kemarin, pengadilan Malaysia telah memvonis enam orang peserta olahraga bugil lainnya dengan hukuman penjara selama satu bulan dan denda 5.000 Ringgit Malaysia.
Sedangkan empat orang terdakwa -- semuanya warga Malaysia, termasuk tiga perempuan -- dibebaskan dengan jaminan.
Kasus itu terungkap berkat video yang beredar di media sosial pada awal Agustus 2014.
Dalam video, terlihat para peserta olahraga melakukan berbagai kegiatan, mulai dari joget, body painting, sampai lari. Dan semua itu dilakukan dengan telanjang.
Dalam salah satu adegan, seorang perempuan bugil tengah merangkak bersama tiga orang lainnya di atas pasir.
Video tersebut dikecam oleh penduduk Malaysia yang mayoritas muslim konservatif. Panitia olahraga bugil sudah minta maaf atas penyelenggara acara tersebut. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
-
Proyek Pengembangan Setu Babakan yang Berujung Jalan Berlumpur, Pedagang: Putar Balik Aja!
-
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus
-
Waspada! Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Kilat Sore Ini