Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Oesman Sapta Odang mengaku sering ditawari untuk menjadi ketua DPD. Namun ia mengaku belum berpikir menjadi ketua lantaran ingin memperkuat DPD terlebih dahulu.
Dia hanya ingin membenahi DPD terlebih dahulu dengan cara mendekatkan diri kepada masyarakat kususnya dengan para awak media agar DPD tak dipandang sebelah mata.
"Untuk supaya bisa tersosialisasi di masyarakat, DPD harus mendekati media cetak, elektronik dan online. Karena itu yang bisa menyampaikan DPD dapat mensosialisasikan sampai ke tingkat bawah," ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
"Karena ini eranya media. Gak bisa lagi dengan orang per orang, dengan organisasi, itu gak bisa sampai ke bawah. Itu sebabnya popularitas DPD berbeda dengan DPR. Karena banyak orang gak tau DPD itu apa," tambah Oesman.
Karena itu, ia menyatakan akan melakukan pembenahan bersama 130 anggota DPD yang telah resmi dilantik.
"Seperti sekarang bagaimana penguatan DPD. Saya bilang penguatan DPD sekarang belum secara utuh," kata Oesman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT