Suara.com - Ribuan umat Muslim menjalankan salat Idhul Adha pada Sabtu (4/10/2014) pagi di Masjid Al Azhar, Jakarta, sehubungan dengan perhitungan Hari Raya oleh Muhammadiyah yang jatuh pada hari ini.
Sedari pagi, tampak ribuan umat memadati Masjid Al Azhar termasuk halamannya. Husni Thamrin, salah seorang dari warga yang hadir, mengatakan bahwa salat hari ini pada dasarnya merupakan kegiatan rutin bagi umat Muslim.
Hari Raya Kurban sendiri menurutnya adalah satu kesempatan di mana umat Muslim dengan senang hati berbagai satu sama lain, khususnya bagi mereka yang sangat membutuhkan, melalui kurban.
"Iya, hari ini kita lakukan salat Idhul Adha, sementara kurbannya besok. Ini sebuah momen yang bertujuan agar kita dibukakan hati untuk bisa berbagi, khususnya terhadap mereka yang kekurangan, melalui hewan kurban," ungkap Thamrin, seusai pelaksanaan salat Idhul Adha di Masjid Al Azhar, Sabtu (4/10/2014).
Dalam salat hari ini, Jimly Asshiddiqie selaku khatib juga menyampaikan soal pentingnya rasa keadilan melalui amal berbagi. Lebih jauh, dia juga mengatakan pentingnya seorang pemimpin yang jujur dan mengedepankan keadilan dalam memimpin. Jimly pun sekaligus mengucapkan syukur karena dalam Pilpres lalu telah terpilih seorang Presiden yang dinilainya mampu mengemban amanat rakyat.
"Seorang pemimpin haruslah jujur, menjunjung tinggi keadilan di antara sesama warga negaranya. Kiranya, melalui ibadah kurban kita, rasa keadilan itu dapat terbentuk dan terus terwujud dalam kehidupan harian kita," ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu dalam khotbahnya.
Berita Terkait
-
Kontroversi Saran Menag Nasaruddin Umar Soal Berkurban Lewat Baznas, Sempat Dinodai Narasi Hoaks
-
Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja
-
Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover