Suara.com - Pria yang melompat dari Menara BCA Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/20/2014) ternyata adalah Direktur Utama Global Label Printing, Sulaiman Tanujaya. Sulaiman berkantor di daerah Jakarta Barat.
"Dia seorang pemimpin perusahaan, kami dapat data ini dari kartu nama dan informasi dari keluarga," kata Kepala Polisi Sektor Jakarta Pusat, Gunawan.
Motif belum bisa diungkap, apakah permasalahan perusahaan, keluarga, atau pun pribadi, karena berkas masalah ini akan dilimpahkan di Polres Jakarta Pusat.
Sementara itu di lokasi kejadian, datang seorang warga dengan mata berkaca-kaca menaiki motor matik masih memakai helm bersandar di pinggir jalan mengaku mengenal korban dan sebagai salah satu karyawan dari Sulaiman.
"Saya mendengar informasi mengenai orang jatuh dengan ciri-ciri seperti bos-ku, jadi saya beranikan diri untuk melihat langsung," kata pegawai yang tidak mau menyebutkan identitasnya karena masih terkejut.
Pada hari ini harusnya Sulaiman mengadakan rapat dengan para sales dan beberapa rekan kerja, namun ditunggu-tunggu tidak kunjung datang, justru kabar duka yang tiba.
"Jadwalnya hari ini adalah evaluasi dengannya, namun dari tadi ditunggu dan ditelepon tidak diangkat, ini tidak seperti biasanya," tuturnya.
Tidak ada firasat atau tanda-tanda Sulaiman akan mengakhiri hidup dengan cara seperti ini, karena menurut pegawainya ia dikenal sebagai orang yang ramah, loyal, disiplin dan tegas.
"Bos saya orangnya baik. Saya sedih sekali mendengar kabar seperti ini, saya belum tahu nanti perusahaan akan bertindak seperti apa," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG