Suara.com - Ketua FPI DKI Jakarta Salim Umar Al-Attas atau biasa dipanggil Habib Selon tidak mau mengomentari tentang penyerahan diri Habib Novel Bamukmin ke polisi terkait kasus demonstrasi di DPRD Jakarta yang berakhir rusuh.
"Gak mau komentar saya. DPD gak boleh komentar," kata Selon kepada suara.com, Kamis (9/10/2014).
Selon mengaku tidak tahu kenapa FPI DPD Jakarta tidak boleh komentar. Yang jelas, katanya, terkait kasus demo tersebut, yang berhak memberikan pernyataan adalah Ketua Umum FPI.
"Satu suara nih. Ente ke ketum ajalah ya," kata Selon.
Novel menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pada Rabu (8/10/2014) sore. Sebelumnya, salah satu penanggung jawab demonstrasi di DPRD tersebut masuk dalam daftar pencarian orang.
Novel terancam hukuman maksimal delapan tahun penjara. Dia dijerat 3 pasal sekaligus.
"Ancaman hukumannya lima sampai delapan tahun penjara," kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra