Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau yang akrab disapa Owi/Butet, mengincar gelar juara dalam kejuaraan Denmark Open Super Series Premier 2014, yang digelar di kota Odense, Denmark. Kejuaraan ini akan berlangsung mulai Selasa (14/10/2014) hingga Minggu (19/10).
Pelatih ganda campuran PP PBSI, Edwin Iriawan, dalam siaran pers yang antara lain diterima Antara, Senin (13/10) malam, mengatakan bahwa target gelar juara bagi Owi/Butet di ajang ini cukup realistis.
Sementara soal lawan beratnya sendiri, dinilai masih itu-itu saja, yakni pasangan Zhang Nan/Zhao Yunlei, Xu Chen/Ma Jin, selain juga pasangan tuan rumah Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
"Lawan terberat Tontowi/Liliyana masih yang itu-itu saja, (antara lain) ganda campuran dari Tiongkok dan Denmark. Semoga Tontowi/Liliyana tampil maksimal di kejuaraan ini," kata Edwin, di sela-sela latihan tim Indonesia di Odense Sports Park Denmark, Senin (13/10) waktu setempat.
Seperti diketahui, pada ajang Asian Games 2014 lalu, Owi/Butet dikalahkan oleh Zhang/Zhao di final nomor perseorangan, sehingga gagal meraih target medali emas yang telah ditetapkan.
"Tontowi/Liliyana adalah atlet senior. Pemain sekelas mereka pasti sudah bisa menghadapi situasi apa pun, termasuk keberhasilan dan kegagalan," kata Edwin pula.
Selain Owi/Butet, pasangan ganda Indonesia yang juga berlaga di Denmark Terbuka adalah Praveen Jordan/Debby Susanto yang meraih perunggu di Asian Games 2014, serta Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang meraih gelar juara di Dutch Grand Prix 2014 baru-baru ini. Kemudian juga ada Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta, serta duet Muhammad Rijal/Vita Marissa.
Praveen/Debby, Riky/Richi, Rijal/Vita, serta Fernaldi/Rizki, dijadwalkan akan langsung bertanding pada Selasa (14/10) ini. Sedangkan Owi/Butet dan Kido/Pia baru akan mulai bermain di turnamen berhadiah total US$600.000 itu pada Rabu (15/10) mendatang.
Selain mereka, di nomor ganda putra, Indonesia mengikutkan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, serta Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon. Sedangkan di ganda putri ada Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta dan Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati. Untuk nomor tunggal putra, ada Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka, sementara Milicent Wiranto akan tampil di nomor tunggal putri. [Antara]
Berita Terkait
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi