Suara.com - Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh meminta publik tak berlebihan dalam menanggapi isu bahwa ia akan menjadi menteri di kabinet pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Tidak usah ditanggapi berlebihan, saya minta pejabat pemerintah di Sulbar tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Provinsi Sulbar," kata Anwar, Selasa (14/10/2014).
Ia mengatakan banyak pejabat di Sulbar yang telah menghubunginya terkait isu itu.
"Ini dapat mengganggu maksimalnya pelayanan pemerintahan. Banyak pejabat yang menghubungi saya karena isu akan jadi menteri, pejabat itu mempertanyakan nasib mereka ketika saya jadi menteri, mengharapkan kedudukan. Ini saya anggap tidak wajar dan isu ini tidak usah digubris," katanya.
Bagi Anwar yang terpenting adalah bagaimana membangun Sulbar agar terus mengalami peningkatan ekonomi dan kesehahteraan masyarakat di masa mendatang.
"Urusan menteri itu urusan masa depan, biarlah waktu yang menjawab jangan berpikir macam-macam dulu, fokus pada pelayanan pemerintahan, kalau memang kondisi mendukung pasti kita akan berbuat lebih baik kepada bangsa ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual