Suara.com - Sampai hari ini, Senin (13/10/2014), Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla belum mengumumkan menteri kabinet pemerintah periode 2014-2019 secara definitif.
Menurut pengamat politik dari lembaga Populi Center, Usep S. Ahyar, itu merupakan sinyal bahwa Jokowi-JK sedang menunggu partai politik anggota Koalisi Merah Putih menyatakan bergabung ke kabinet pemerintah.
"Saya kira itu ada juga tawar-menawar," kata Usep kepada suara.com, Senin (13/10/2014).
Sebaliknya, kata Usep, partai-partai politik di luar Koalisi Indonesia Hebat, sesungguhnya juga sedang menunggu tawaran dari Jokowi-JK.
Sinyal partai anggota Koalisi Merah Putih menunggu tawaran Jokowi-JK, kata Usep, terbaca dari apa yang terjadi di PPP. Internal PPP mendesak agar muktamar partai diselenggarakan sebelum pelantikan Jokowi-JK menjadi presiden dan wakil presiden. Muktamar akan diselenggarakan pada 15-18 Oktober 2014. Sedangkan pelantikan Jokowi-JK pada 20 Oktober 2014.
Menurut Usep manuver-manuver partai semacam itu sesungguhnya merupakan upaya untuk membaca peluang.
"Dan itu juga sebenarnya berlaku bagi partai yang lain, tidak hanya ke PPP," kata Usep.
Oleh karena itu, Usep menyarankan agar kubu Jokowi-JK memperbaiki pola komunikasi, jangan kaku seperti sebelumnya.
Usep mengatakan walaupun sistem yang dianut di Indonesia adalah presidensial, tetap harus memandang bahwa partai politik juga ikut mempengaruhi arah kebijakan pemerintah.
“Menurut saya, komunikasi politiknya harus mengarah pada power sharing, walaupun itu sesungguhnya tidak dimaui rakyat. Tentunya akan ada saling sandera satu sama lainnya, tapi ya jangan terlalu kaku dan juga jangan terlalu bebas. Artinya tetap dalam konteks koridor UU dan rakyat,” kata Usep.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Bekas Jerawat PIH sesuai Review, Noda Hitam Lambat Laun Pudar
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang
-
Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca
-
Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut