Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (14/10/2014), membuka rapat pimpinan Komisi Pemilihan Umum terkait evaluasi dan laporan penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan presiden di Istana Negara Jakarta.
Rapat pimpinan itu dihadiri oleh seluruh ketua, wakil ketua dan sekretaris KPU di seluruh Indonesia.
Ketua KPU Husni Kamil Malik dalam sambutannya mengatakan rapat evaluasi dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pemilihan umum.
"Pertemuan hari ini penting dan strategis, sebagai lembaga penyelenggara pemilu harus melakukan evaluasi penyelenggaraan kegiatan. Tugas dan wewenang KPU, dalam pemilihan DPR, DPRD melakukan evaluasi dan laporan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu," kata Husni.
Sementara itu Presiden Yudhoyono dalam sambutan mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh anggota KPU dan KPUD dalam penyelenggaraan pemilu dan pilpres sehingga dapat berlangsung dengan baik.
Presiden juga mengharapkan penyelenggaraan pemilu ke depan akan semakin mudah, murah, cepat dan efisien.
"Di tangan KPU dan Bawaslu yang profesional, mandiri dan kredibel, setelah pemilu yang kompleks dan rumit ini bisa dilaksanakan dengan baik," kata Presiden.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu