Suara.com - Seorang portir Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu, Kedonganan, Kabupaten Badung, akibat terkena baling-baling pesawat Wings Air.
"Korban mengalami luka serius pada bagian kepala akibat terkena baling-baling pesawat," kata Kepala Divisi Pelayanan Medis Rumah Sakit Kasih Ibu, dr Anak Agung Diah, Selasa (14/10/2014).
Luka yang diderita M Musinin (18) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu pada bagian depan hingga belakang kepalanya robek 10x3 centimeter.
Namun Diah memastikan luka tersebut tidak tergolong fatal.
"Kedalaman lukanya hanya 1 centimeter," ujarnya.
Selain itu, terdapat luka di bagian wajah tepatnya di bawah hidung yang tergores hingga ke pipi. "Luka yang di wajah itu hanya tergores dan sudah diberikan obat. Sementara luka robek di bagian kepala sudah dijahit," ujarnya.
Korban juga sudah di-"rontgen" dan tidak ditemukan luka fatal.
Ia menuturkan bahwa korban yang tinggal di Jalan Taman Sari, Desa Kelan, Kabupaten Badung, sampai saat ini masih dalam penanganan medis.
"Hingga saat ini baru kerabatnya saja yang menjenguk ke sini. Kemungkinan usai penanganan ini korban sudah bisa pulang karena lukanya tidak parah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Humas dan Hukum AP I Bandara Udara Internasional Ngurah Rai, Shivelly Sansaoci, mengungkapkan bahwa kejadian itu bermula saat korban yang baru bekerja selama satu bulan tersebut keluar dan menutup bagasi pesawat.
Namun, korban melintas ke bagian kanan pesawat melalui bawah lambung pesawat yang pada saat itu baling-baling dalam posisi hidup atau "start engine". (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Digitalisasi Pendidikan Merupakan Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat