Suara.com - Sebuah ledakan di pabrik pembuat roda di Cina menewaskan sedikitnya 65 orang dan melukai lebih dari 120 orang lainnya. Media Cina yang mengutip pernyataan pejabat pemerintah mengatakan ledakan terjadi di Kota Kunshan, wilayah timur Provinsi Jiangsu, Sabtu (2/8/2014) sekitar pukul 07.30 waktu setempat.
Saat ledakan terjadi, lebih dari 200 pekerja berada di lokasi, 45 orang di antaranya meninggal di tempat kejadian. Pihak manajemen perusahaan belum memberikan pernyataan terkait musibah ini.
Pabrik milik Taizhou Zhongrong Metal Products mempekerjakan 450 orang. Klien mereka adalah General Motors dan sejumlah perusahaan Amerika Serikat lainnya.
Gambar Cina Central Television (CCTV) menunjukkan asap hitam mengepul dari sebuah bangunan bertingkat. Sementara gambar dari situs online menunjukkan korban luka yang dievakuasi menggunakan truk, bus dan ambulans.
Cina yang merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia memiliki catatan buruk dalam keselamatan kerja. Sebagian pekerja kurang terlatih atau tidak siap dalam melindungi diri saat terjadi kecelakaan kerja.
Sebelumnya pada Juni 2013, kebakaran di rumah pemotongan unggas di wilayah timur laut Provinsi Jilin menewaskan 120 orang. Manajemen yang buruk dan kurangnya pengawasan pemerintah disebut-sebut sebagai penyebab kecelakaan kerja di Cina. (Reuters)
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Belasan Nyawa Melayang di Galangan Kapal PT ASL Shipyard: Kelalaian atau Musibah?
-
Rentetan Kecelakaan Kerja di Galangan PT ASL Shipyard Kembali Terjadi, Polisi Turun Tangan
-
BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan Resmi Go Live Nasional Penjaminan Dugaan KK/PAK di Aplikasi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam