Suara.com - Pasukan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) menggempur target-target kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Kota Kobani, Suriah, hari Sabtu (18/10/2014) waktu setempat. Serangan dilakukan setelah berhari-hari lamanya ISIS menyerang pusat Kota Kobani dan kawasan di sekitar perbatasan dengan Turki.
Sedikitnya enam kali pesawat-pesawat pasukan koalisi menggempur ISIS di Kobani. Namun, serangan ISIS belum juga surut. Beberapa mortir ISIS dikabarkan jatuh di Mursitpinar, sebuah tempat di dekat gerbang perbatasan Suriah dengan Turki.
Badan Pengawas Hak Asasi Manusia di Suriah mengatakan, sedikitnya 10 warga sipil tewas dalam dua di antara enam serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi. Namun Pusat Komando AS membantah dan menyebut klaim tersebut tidak punya bukti kuat.
Sebulan sudah ISIS berupaya merebut kendali atas Kota Kobani dari tangan para pejuang Kurdi. Namun, upaya mereka terhambat dengan dukungan serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi.
Pasukan koalisi telah menyerang ISIS di Irak sejak bulan Agustus silam. Mereka memperluas lingkup operasinya hingga ke Suriah pada bulan September, setelah ISIS menguasai kawasan yang lebih luas di negeri tersebut. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur
-
Diteror Usai Kritik Penanganan Bencana Sumatra, Aktivis Greenpeace dan Kreator Konten Lapor Polisi