Suara.com - Petenis Rumania, Simona Halep membuat kejutan di turnamen WTA Finals yang berlangsung du Singapura. Menghadapi petenis nomor satu dunia, Serena Williams, Rabu (22/10/2014), Halep berhasil menang mudah 6-0, 6-2.
Dua angka yang diraih Serena dalam pertandingan itu merupakan kekalahan terburuk Serena Williams dalam 16 tahun terakhir. Padahal, dalam tiga pertemuan sebelumnya, Halep tidak pernah menang melawan Serena.
Kemenangan atas Serena merupakan sukses terbesar yang diraih Halep di sepanjang karirnya. Untuk sementara, Halep menempati posisi pertama di Grup Merah dalam turnamen yang diikuti delapan petenis putri terbaik di dunia itu.
“Yah, ini merupakan kekalahan yang memalukan,” kata Serena.
Terakhir kali Serena mengalami kekalahan telak terjadi pada 1998 yaitu ketika takluk di tangan Joannette Kuger di Oklahoma City. Sebelum mengalahkan Serena, Halep juga menang atas Eugenie Bochard dari Kanada. Sedangkan Serena menundukkan Ana Ivanovic di pertandingan perdana.
Williams membantah kekalahan telak itu karena kondisi fisiknya yang belum pulih dari cedera. “Saya rasa Simona tampil sangat baik dan memenangkan pertandingan terbaik di sepanjang karirnya,” kata Serena. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Kalahkan Aryna Sabalenka, Caroline Garcia Juara WTA Finals 2022
-
Atasi Iga Swiatek, Aryna Sabalenka Lolos ke Final WTA Finals
-
Iga Swiatek Bertekad Tutup Tahun 2022 dengan Gelar WTA Finals
-
Iga Swiatek Bertekad Tutup 2022 dengan Gelar WTA Finals
-
Ini Dia Penampakan Jersey Michael Jordan yang Terjual Seharga Rp 151 Milyar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir