Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Muhtar Effendi dan istrinya, Lia Tirta Sari sebagai saksi dalam kasus suap Pilkada Palembang dengan tersanakg Romi Herton dan Masyitoh.
"Suami istri tersebut akan diperiksa sebagai saksi untuk RH (Romi Herton) dan M (Masyitoh)," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2014).
Selain keduanya, ada pula saksi lain dari pihak swasta bernama Marinus Wusing yang dianggap mengetahui kasus penyuapan tersebut.
Usai diperiksa KPK, Muhtar mengaku jika agenda hari ini di KPK hanya mengembalikan mobil.
"Hari ini pengembalian mobil, barang bukti mobil saja," kata Muhtar kepada awak media sambil masuk ke dalam mobil.
Hal yang sama juga dikatakan Lia Tri Tirta Sari yang menyatakan, hari ini dirinya hanya mengambil mobil Toyota Fortuner dan sejumlah berkas.
Dalam perkara ini, Romi dan Masyitoh diduga melakukan praktek dugaan suap terkait penanganan sengketa Pilkada Kota Palembang.
Selain itu, menurut KPK keduanya juga diketahui memberikan keterangan tidak benar di persidangan dalam kasus serupa, namun dengan tersangka yang berbeda.
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist