Suara.com - Pemain harapan Indonesia di tunggal putra, Tommy Sugiarto, akhirnya harus kandas di babak semifinal ajang French Open Super Series 2014 (Prancis Terbuka), Sabtu (25/10/2014) waktu setempat.
Dalam pertandingan semifinal yang digelar di Stadion Pierre De Coubertin, Paris, itu Tommy menyerah di tangan pebulutangkis Taiwan, Chou Tien Chen. Sempat merebut game pertama, Tommy akhirnya malah ditundukkan oleh Tien Chen dengan skor 21-14 18-21 dan 19-21, dalam waktu 1 jam 10 menit.
Sementara itu di pertandingan lainnya, ganda putra Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan, juga akhirnya harus terhenti di semifinal. Sebagaimana dicatat situs Tournament Software BWF, Andrei/Hendra menyerah di tangan unggulan teratas asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan skor 7-21 dan 18-21.
Dengan hasil ini, maka satu-satunya wakil Indonesia di final Prancis Terbuka kali ini hanyalah ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Seperti diberitakan sebelumnya, Tontowi/Liliyana maju ke final usai mengalahkan pasangan Cina, Xu Chen/Ma Jin (unggulan ke-2), dengan skor 21-17 dan 21-16.
Di final, Tontowi/Liliyana nanti akan berhadapan dengan pasangan Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Pasangan unggulan ke-4 itu di semifinal menang atas pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl, dengan skor 21-17, 19-21 dan 21-19.
Seperti diketahui, French Open Super Series 2014 merupakan kejuaraan dunia dengan total hadiah US$275.000, yang telah diselenggarakan sejak Selasa hingga Minggu (26/10) ini.
Berita Terkait
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!