Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengusulkan agar ada orang Indonesia yang menjadi imam di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.
Hal itu disampaikan Lukman dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (JokowiI) dengan Imam Besar Masjidil Haram Syekh Abdurrahman hari ini, Jumat (31/10/2014), di Istana Merdeka, Jakarta.
"Saya berharap dan saya akan usulkan bahwa WNI juga ada yang bisa mejadi imam di masjid baik di Nabawai atau pun Masjidil Haram dan juga Nabawi," ujar Lukman usai pertemuan.
Adapun alasan itu muncul karena banyak imam di Indonesia sangat mahir dalam membaca Alquran.
"Karena banyak imam-imam kita sangat baik bacaannya, dan sudah memiiki kualifikasi di imam shalat lima waktu, dan muazin-muazin kita juga banyak yang bagus, bisa jadi muazin di sana," jelas Lukman.
Imam besar Masjidil Haram, Syekh Abdurrahman baru saja menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Kunjungan ini dilakukan utusan Arab Saudi untuk pertama kalinya setelah pelantikan Jokowi. (Dwi Bowo Raharjo )
Berita Terkait
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter
-
Jadi Buat Kampung Haji, Danantara Beli Hotel di Makkah
-
Momen Haru Celine Evangelista Bantu Jemaah Lansia yang Tersesat di Mekah
-
Prabowo Teken Inpres Soal Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekah, Begini Isinya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan