Suara.com - Beberapa menteri di Kabinet Joko Widodo (Jokowi) disentil Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli menyoroti sikap menteri Jokowi yang gemar blusukan.
"Kalau jalan dengan publikasi ngajak wartawan, namanya pencitraan. Harusnya tidak ada media yang meliput," kata Fadli di DPR, Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Menurut politisi Gerindra ini, blusukan dan sidak sesekali perlu dilakukan untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di lapangan.
"Itu sih sah sah saja. Tapi menjalankan pemerintahan bukan sekedar blusukan. Cuma sekali aja boleh lah, kecuali ada hal yang luar biasa," kata dia.
Namun Fadli menilai, blusukan yang terus menerus dilakukan tidak akan benar-benar bisa memecahkan masalah yang ada.
"Mungkin supaya keliatan kerja. Tapi kerja sebenarnya bukan itu," tegasnya.
Seperti diketahui sejumlah Menteri di Kabinet Kerja gencar melakukan sidak ke sejumlah tempat. Salah satunya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri, yang kemarin sempat mengunjungi tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kawasan Jakarta Selatan.
Hanif bahkan ramai diperbincangkan karena nekat memanjat pagar karena pihak penampungan tidak membukakan pintu.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Keterlibatan Eks Menaker Hanif Dhakiri di Kasus Pemerasan RPTKA
-
KPK Sebut Pemerasan Pengurusan RPTKA Sudah Terjadi Sejak Hanif Dhakiri Jabat Menaker
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
-
Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Intervensi Urusan Keraton Solo: Fokus Kami Hanya Cagar Budaya
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang