Suara.com - Keberadaan 43 siswa di Meksiko yang hilang pada September lalu, akhirnya, terungkap.
Mereka tak lagi bernyawa, dibantai oleh gangster yang menculiknya.
Sadis, cara gangster tersebut mengambil nyawa korbannya. Tak cuma dibakar, para korban juga dibakar hidup-hidup, hingga menjadi abu.
Demikian pernyataan tiga anggota gangster yang ditangkap, dan kini tengah diadili oleh pengadilan Meksiko.
"Mereka membakarnya di tempat pembuangan sampah di dekat Iguala di negara bagian Guerrero" kata Jaksa Agung Jesus Murillo, seperti dikutip dari laman dailymail, Sabtu (8/11/2014).
Bekas Wali Kota Iguala, Jose Luis Abarca, diduga sebagai lakon di balik aksi sadis ini.
Dia marah dan mendesak polisi untuk menangkap para siswa yang kerap berunjuk rasa menentang kebijakannya.
Dia, diduga, memerintahkan polisi menangkap para siswa untuk selanjutnya diserahkan kepada gangster.
Ironisnya, penculikan juga turut dilakukan terhadap siswa yang tidak berdemo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK