Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto mengungkapkan, kematian HNN (33) warga Kembang Beji, Depok, Jawa Barat karena dibekap yang mengakibatkan kehabisan oksigen, bukan karena di tenggelamkan di bak mandi.
"Melakukan otopsi kondisi meninggalnya setelah di masukkan ke bak atau sebelum dimasukkan ke bak, didapat meninggalnya kehabisan oksigen karena di bekap," kata Heru kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Selasa (4/11/2014).
Heru menambahkan, korban dihabisi oleh tersangka yang berprofesi sebagai tukang bangunan yakni NBK alias G (34) dan AL (56). Lantaran tersangka AL sakit hati karena merasa di bohongi oleh orang tua korban.
Kejadian berawal pada tanggal 31 Oktober 2014, kedua tersangka mendatangi rumah korban HNN (33) warga Kembang Beji, Depok, Jawa Barat.
"Tujuannya untuk menagih janji orang tua korban yang akan mempercayakan renovasi rumah kepada tersangka," imbuhnya.
Sesampainya dirumah korban, kedua tersangka tidak bertemu dengan orang tua korban, karena sedang bekerja di toko material. Dan hanya bertemu dengan korban.
Tersangka AL berulang kali bertanya kepada korban perihal renovasi rumah tersebut, namun korban tidak tahu menahu dan menyuruh AL langsung menanyakan kepada orang tuanya.
Tersangka AL kemudian memaksa masuk dan mengikat tangan korban dengan tali warna putih sambil membekap mulut korban dengan kaos warna hitam.
Kemudian, tersangka AL memanggil tersangka NBK alias G yang sebelumnya menunggu diteras. Setelah masuk, NBK alias G melihat korban sudah dalam keadaan terikat dan mulutnya terbekap. Selanjutnya NBK alias G memegang kedua kaki korban dan AL mengikat kaki korban dengan kabel magiccom.
AL kemudian membopong korban ke kamar mandi di lantai dua. AL kemudian memasukkan korban ke bak mandi dengan posisi kepala dibawah dan kaki diatas.
Polisi berhasil menyita barang bukti satu tali warna putih, satu kabel magiccom, satu pasang sandal milik tersangka NBK alias G, satu buah telepon seluler merek Steele milik korban, satu celana dalam, kaos warna putih, celana pendek milik korban, satu kaos warna hitam, satu serbet warna merah dan satu buah magiccom.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 340 dan 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 Tahun penjara sampai dengan hukuman mati.
Tag
Berita Terkait
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kronologis Ancaman Pembunuhan Keluarga Thom Haye
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
-
Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek