Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) memaknai hari pahlawan sebagai hari memperingati peristiwa-peristiwa penting perjuangan bangsa.
"Selalu kita menghormarti para pahlawan untuk memperingati momen-momen sangat penting," kata JK usai memimpin upacara hari pahlawan di Taman Makam Kalibata, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2014).
Sementara itu, makna Hari Pahlawan bagi Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Ferry Mursyidan adalah adanya keteladanan untuk selalu bisa berpikir, berjuang bagi orang lain, membantu orang lain serta bermanfaat bagi orang lain dan mengabdi pada negara.
"Value-nya adalah keteladanan pada komitmen negara pada bangsa dan itu senatiasa kita perbarui dengan berbagai gambaran, laku, sesuatu yang bisa kita kerjakan sesuai dengan zamannya," papar Ferry
"Hari ini ketika ada orang atau kelompok orang yang mau membantu dan mau peduli terhadap apa yang hari ini dihadapi masyarakat, dalam pendidikan, hak hidup," tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2014). Sejumlah jajaran Kabinet Kerja juga nampak hadir dalam peringatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!