Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpendapat bahwa pejabat yang mengutamakan kepentingan rakyat merupakan pahlawan masa kini.
"Siapapun pejabatnya, asalkan mengutamakan kepentingan rakyat adalah pahlawan zaman sekarang," ujarnya menanggapi pertanyaan wartawan tentang kriteria pahlawan menurut Ahok dalam rangka Hari Pahlawan, di Jakarta, Minggu (9/11/2014).
Menurut dia, kepentingan rakyat memang harus diutamakan di atas kepentingan apapun oleh pejabat, mulai tingkat paling kecil di lingkungan tempat tinggal, yakni RT, RW, Lurah, Camat, hingga jabatan di tingkat pusat.
Sementara itu, menyambut Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kegiatan, antara lain upacara yang rencananya digelar di Monas dan kunjungan ke beberapa tempat tinggal keluarga Pahlawan Nasional.
Tidak itu saja, pihaknya juga secara simbolis meluncurkan logo baru bus Transjakarta sekaligus memperkenalkan bus-bus baru pabrikan Eropa.
"Peluncuran logo dan bus baru. Suspensinya jelas lebih baik dari sebelumnya," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
Selain itu, Pemprov DKI juga berencana meluncurkan bus Transjakarta gandeng yang bagian depan khusus wanita dan belakang laki-laki.
Hal ini diberlakukan melalui evaluasi selama ini yang dianggap masih banyak perbaikan dan perubahan fasilitas pada transportasi angkutan massal.
"Ke depan, bantu kami dan warga Jakarta harus ikut serta menilai, mengevaluasi serta menjaganya. Jangan segan melaporkan jika ada situasi kurang nyaman pada transportasi massal," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel
-
Nasib Noel di Ujung Palu Hakim, Sidang Pemerasan Rp201 M di Kemenaker Dimulai Senin Depan
-
Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi
-
Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya
-
Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
-
Teknis Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said: Mulai Jam 11 Malam, Tak Perlu Tutup Jalan
-
Polri Tegaskan Patuh KUHAP Baru, Bakal Stop Tampilkan Tersangka?
-
KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek
-
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius