Suara.com - Pemilik akun Twitter "triomacan2000" Raden Nuh membantah menganiaya Koes Hardjono alias Harry Koes yang menjadi tersangka pemerasan terhadap pejabat PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).
"Dia (Raden) mengatakan tidak pernah memukul Harry Koes," kata pengacara Raden Nuh, Maulana Eryanda di Markas Polda Metro Jaya Rabu (12/11/2014).
Maulana mengatakan pihaknya telah mengkonfirmasi langsung kepada Raden Nuh yang membantah tidak melakukan penganiayaan terhadap koleganya itu.
Maulana mengaku kliennya terlibat keributan dengan Harry Koes di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Minggu (9/11/2014).
Raden, menurut Maulana tersulut emosi karena Harry dianggap menjebak dan menyebarkan rahasia kepada penyidik kepolisian terkait soal dugaan pemerasan terhadap petinggi PT Telkom Abdul Satar.
"Menutur Raden, konflik ini disebabkan Harry Koes yang sudah disetting oleh Abdul Satar dan Trenggono," ujar Maulana.
Sebelumnya, Harry melaporkan Raden Nuh ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Selasa (11/11/2014).
Harry melaporkan Raden Nuh terkait dugaan tindak pidana penganiayaan di Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto menjelaskan kejadian berawal saat Raden Nuh mendatangi kamar tahanan Koes kemudian Raden mengajak Koes ke kamarnya.
Raden bersama Koes membicarakan soal kasus pemerasan terhadap pejabat PT Telkom Abdul Satar.
"Kemudian terjadi keributan," ujar Rikwanto.
Raden menuduh Koes menjebak dan membuka semua rahasia soal kasus pemerasan itu kepada penyidik kepolisian.
Raden sempat memukul mata kiri Koes sebelum para penghuni tahanan lainnya memisahkan kedua tersangka pemerasan itu.
Berita Terkait
-
Viral Keluarga Ayu Ting Ting Dapat Tempat Spesial saat Salat Id di Masjid, Malah Banjir Pembelaan
-
Perjalanan Sukses Bandeng Juwana Elrina: Sukses Melegenda Bersama BRI
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Apa Untungnya Perang? Analisis Kerugian Tak Terhingga dari Konflik Global Saat Ini
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis