- Serangan rudal balistik Iran mengenai kota Dimona, Israel, mengakibatkan 39 korban luka, termasuk seorang anak dalam kondisi kritis.
- Upaya intersepsi oleh sistem pertahanan udara Israel gagal menghentikan rudal tersebut sebelum menghantam area residensial.
- Serangan ini diklaim Iran sebagai respons atas serangan sebelumnya terhadap kompleks pengayaan nuklir mereka di Natanz.
Suara.com - Situasi keamanan di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah serangan rudal balistik Iran menghantam kota Dimona, Israel.
Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 39 orang terluka, termasuk seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun yang kini dalam kondisi kritis.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan detik-detik dramatis saat proyektil tersebut meluncur deras menuju area residensial dan meledak dalam bola api raksasa.
Meski sistem pertahanan udara Israel sempat mencoba melakukan intersepsi, upaya tersebut gagal mencegah hantaman rudal hanya beberapa detik sebelum dampak ledakan terjadi.
Layanan darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan rincian korban yang dievakuasi ke Pusat Medis Soroka di Be'er Sheva, setidaknya 3 orang ditemukan luka-luka.
Kepolisian Israel merilis foto-foto kerusakan bangunan yang memperlihatkan lubang besar pada dinding akibat hantaman tersebut.
Televisi pemerintah Iran mengklaim bahwa serangan ini merupakan "respons" atas serangan sebelumnya yang menargetkan kompleks pengayaan nuklir Natanz milik Iran.
Meskipun otoritas atom Iran menyatakan tidak ada kebocoran material radioaktif di Natanz, Teheran menuding Israel sebagai dalang di balik sabotase tersebut.
Kota Dimona sendiri terletak hanya sekitar 13 kilometer dari Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev, fasilitas nuklir paling rahasia di Israel yang diyakini secara internasional sebagai lokasi penyimpanan senjata nuklir, meskipun Israel tidak pernah mengonfirmasinya secara resmi.
Baca Juga: Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah dua rudal balistik Iran juga dilaporkan menyasar Diego Garcia, pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia.
Penemuan ini mengejutkan pakar pertahanan internasional karena jarak Diego Garcia mencapai 3.800 km dari Iran.
Berita Terkait
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik
-
Bukan Ansos! Mahasiswa dengan Perekonomian Tipis Cuma Kalah Koneksi
-
Daftar Promo Alfamart 17 Agustus: Mi Instan hingga Minyak Goreng 2 Liter Turun Harga
-
NASA Temukan Lubang Hitam Raksasa Pengembara Mangsa Bintang
-
Jangan Borong Dulu, Harga Emas Antam Naik di HUT RI Jadi Rp2.667.000/Gram
-
Semangat Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Jakarta, Harus Menjangkau Wilayah Konflik
-
Bukan Sekadar Upacara, Megawati Sampaikan Pesan Khusus untuk Warga NTT yang Dilanda Gempa
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T
-
Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!