- Serangan rudal Iran mengenai pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia, memicu kekhawatiran baru.
- Dua rudal yang ditembakkan sejauh 4.000 kilometer ini menunjukkan perkembangan program rudal Iran lebih cepat dari dugaan.
- Serangan ini mengindikasikan ancaman rudal Iran berpotensi meluas melampaui Israel, mengarah ke Eropa dan AS.
Suara.com - Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran.
Serangan yang menargetkan pulau Diego Garcia disebut menunjukkan bahwa program rudal Iran berkembang lebih cepat dari perkiraan AS dan sekutunya.
Pangkalan di Diego Garcia menjadi sasaran dua rudal yang ditembakkan dari wilayah Iran sejauh sekitar 2.500 mil atau lebih dari 4.000 kilometer.
Seorang pejabat Amerika mengatakan, “Satu rudal gagal di tengah penerbangan, dan satu lagi berhasil ditembak jatuh oleh kapal perang AS.” dilansir dari New York Times.
Pejabat tersebut mengakui jarak tembakan itu mengejutkan Washington.
“Peluncuran itu mengejutkan karena jangkauannya lebih jauh dari yang biasa kami lihat,” ujarnya.
Sementara itu, kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, menyebut Iran menggunakan rudal balistik dua tahap.
“Iran menembakkan rudal balistik antarbenua dengan jangkauan sekitar 4.000 kilometer ke target Amerika,” katanya dalam pernyataan video seperti dikutip dari Aljazeera.
Menurutnya, serangan itu menunjukkan ancaman Iran tidak hanya bagi Israel.
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
“Kemampuan militer Iran berpotensi mengancam Eropa, bukan hanya Israel,” tegas Zamir.
Serangan terjadi sebelum Inggris mengumumkan akan memberi akses lebih luas kepada militer Amerika di pangkalan-pangkalan strategis, termasuk Diego Garcia.
Seorang pejabat militer Barat menilai Iran mungkin ingin memaksa AS menyebar sistem pertahanan.
“Iran bisa saja mencoba membuat Amerika tidak hanya fokus melindungi pangkalan di Timur Tengah, tetapi juga wilayah lain,” kata pejabat tersebut.
Direktur Proyek Pertahanan Rudal di CSIS, Tom Karako, menyebut jarak tembakan kali ini di luar perkiraan publik.
“Jarak 2.500 mil berada di luar yang biasa mereka umumkan,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini