Suara.com - Anggota KPU Sigit Pamungkas mendesak DPR RI segera membuat keputusan apakah akan menerima atau menolak Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pemilu Kepala Daerah.
"DPR dan Pemerintah sudah sepakat pada 2015 akan diselenggarakan pilkada serentak di 204 daerah tingkat provinsi maupu kabupaten dan kota," kata Sigit Pamungkas di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Menurut Sigit Pamungkas, jika DPR RI segera membuat keputusan perihal Perppu No 1 tahun 2014, apakah menerima atau menolak, maka KPU dapat mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan pilkada serentak di 204 daerah.
Untuk menyiapkan pilkada serentak itu, kata dia, maka KPU harus menyiapkan sedikitnya tujuh peraturan KPU yang harus dijalankan oleh KPUD maupun KPU bersama Pemerintah daerah.
Dia mencontohkan, Pertauran KPU tentang daftar pemilih yang implementasinya memerlukan waktu selama berbulan-bulan.
"Untuk menyelenggarakan pilkada secara serentak, maka KPU membutuhkan waktu paling tidak sekitar 10 bulan," katanya.
Menurut Sigit, jika diasumsikan pelaksanaan pilkada serentak pada Desember 2015, maka keputusan DPR RI tentang Perppu Pilkada harus sudah ada paling lambat pada Februari 2015.
Dia menjelaskan, KPU memerlukan waktu sedikitnya 10 bulan karena sangat banyak persiapan yang harus dilakukan KPU dan KPU Daerah Persiapan lainnya, kata dia, pencalonan kepala daerah dan penjaringan calon kepala daerah, standar pengadaan barang dan jasa, rekapitulasi, persoalan internal KPU, anggaran dan sebagainya.
"Jika DPR RI dapat membuat keputusan soal Perppu Pilkada pada Februari 2015, maka KPU juga harus dapat menyelesaikan semua persiapannya selama 10 bulan sehingga pelaksanaan pilkada serentak pada Desember 2015," katanya.
Sigit menjelaskan, persiapan pilkada serentak tahun 2015 agak berbeda dengan persiapan pilkada serentak tahun 2015.
Pada pilkada serentak tahun 2015, kata dia, pembiayaannya ditanggung olah APBN dan APBD, sehingga memerlaukan waktu lebih lama karena harus berkoordinasi dengan Pemerintah Dearah di semua daerah yang melaksanakan pilkada.
Sedangkan, pada pilkada serentak tahun 2018, kata dia, pembiayaannya ditanggung oleh APBN sehingga koordinasi bisa lebih cepat.
Sigit menegaskan, apapun keputusan DPR RI perihal Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pilkada, maka KPU harus mematuhi dan menjalankan aturan perundangan yang menjadi keputusan.
Berita Terkait
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah