Suara.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Bambang Musyawardana, mengatakan telah melakukan berbagai upaya pelatihan penanggulangan banjir menjelang musim penghujan tahun 2014.
"Sedangkan mitigasi non strukturalnya BPBD dengan dinas-dinas sosial dengan Satpol PP itu pelatihan-pelatihan sudah banyak dilakukan kepada masyarakat untuk persiapan penanggulangan bencana," kata Bambang kepada suara.com, Kamis (13/11/2014).
Bambang menambahkan petugas Dinas Sosial dan Satpol PP yang telah dilatih, kemudian mereka meneruskan memberikan pelatihan kepada kalangan pendidikan dan pengurus kelurahan.
"Jadi di banyak dinas-dinas yang tergabung dengan satuan penanggulangan bencana itu ikut dalam program pelatihan-pelatihan, kayak pelatihan ke guru, anak sekolah, kader bencana dari masyarakat, kelurahan, itu sudah kita lakukan, dan tergantung implementasi nanti," kata Bambang.
Itu sebabnya, Bambang yakin dengan adanya kesiapan sumber daya manusia serta perbaikan sarana dan prasarana saluran air, Jakarta lebih siap di musim penghujan kali ini.
Kendati demikian, ia berharap agar curah hujan yang turun di Ibu Kota tidak separah dulu.
"Mudah-mudahan sih ujannya tidak terlalu parah. Tapi pokoknya yang penting kesiapan sudah siap dan oke. Itu bagian dari rencana kontingensi, dan itu skenario penanganan bencana banjir. Jadi kita memakainya data dari titik-titik rawan bencana yang kemarin (tahun 2013)," Bambang menambahkan.
Beberapa waktu yang lalu, pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga mengatakan pemerintah sudah mengantisipasi musim hujan akhir tahun ini. Misalnya dengan mengeruk selokan lingkungan pemukiman penduduk, memperbaiki saluran air di pinggir-pinggir jalan raya, sampai mengeruk lumpur di sungai.
Oleh karena itu, Ahok optimistis Jakarta tidak akan dihajar banjir parah lagi seperti musim penghujan tahun-tahun sebelumnya.
"Kita prediksi (kalaupun ada genangan air) tidak akan lebih dari sehari banjirnya. Maka banjir sekarang akan lebih baik dari tahun lalu," kata Ahok.
Selain memperbaiki saluran air, pemerintah juga memperbaiki mesin-mesin penyedot air. Ahok mengakui belum semua mesin bisa diperbaiki. Tapi dengan kesadaran masyarakat serta perbaikan lingkungan sungai, seperti di Ciliwung, banjir tidak akan separah dulu.
"(Untuk mengatasi) banjir sejauh ini oke, walau ada beberapa mesin kecolongan mati diperbaiki, tapi pembersihan dan pengerukan sungai lebih baik. Maka banjir sekarang akan lebih baik dari tahun lalu," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi