Salah satu kandidat calon Ketua Umum Partai Golkar, Priyo Budi Santoso optimistis akan terpilih sebagai ketua umum (Ketum) apabila Munas IX Golkar berlangsung secara demokratis.
"Kalau Munas dilakukan demokratis, 'insya Allah' saya yakin dan saya siap diberi kepercayaan hebat dari Partai Golkar untuk memimpin partai ini menuju puncak kebesaran," kata Priyo seusai mengikuti rapat pleno DPP Partai Golkar, di Jakarta, Kamis (13/11) malam hingga Jumat dini hari.
Dalam rapat pleno itu diputuskan rapimnas dilaksanakan 17-19 November 2014, sedangkan Munas IX digelar Januari 2015. Rapimnas akan membahas sikap partai terkait isu terkini, sedangkan munas diantaranya akan membahas laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar serta pemilihan ketua umum baru.
Priyo menyatakan, manakala dirinya diberikan kepercayaan oleh pemegang suara dalam munas, maka dirinya siap memimpin Partai Golkar.
Dia mengatakan dengan usianya yang relatif masih muda, dirinya memiliki tenaga yang berlimpah untuk bisa mendatangi seluruh DPD I provinsi dan DPD II kabupeten/kota guna meraih dukungan.
"Ini kesempatan, usia saya masih muda, tenaga saya masih berlimpah-limpah untuk bisa mendatangi seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Tetapi masa depan partai terletak pada pimpinan-pimpinan DPD I dan II se-Indonesia, serta pimpinan teras atau ketua umum organisasi-organisasi pendiri dan yang didirikan Golkar," ujarnya.
Priyo sendiri mengaku telah melakukan safari politik mengunjungi 90 persen DPD I dan II di seluruh Indonesia. Menurut dia sepanjang lawatannya ke daerah selama ini, respon daerah terhadap dirinya positif.
"Saya telah datang ke 90 persen DPD se-Indonesia, tinggal dua atau tiga tempat lagi di Sumatera, di Kalimantan tinggal satu provinsi, dan di Sulawesi tinggal satu-dua provinsi. Saya berbangga dan berterima kasih karena respon dari ketua-ketua DPD, terutama DPD II itu positif," ujarnya.
Sejauh ini sejumlah nama yang telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar, antara lain, Agung Laksono, Hajriyanto Y Thohari, Zainuddin Amali, Agus Gumiwang, Airlangga Hartanto, MS Hidayat, dan Priyo Budi Santoso.
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie sendiri menyiratkan siap mencalonkan diri kembali jika banyak dukungan dari DPD I dan II yang menginginkannya maju. (Antara)
Berita Terkait
-
Isu Munaslub 'Hantui' Golkar, Idrus Marham Sebut Bukan Dari Istana Dalangnya
-
Kaleidoskop 2024: Dinamika Parpol di Tahun Politik, Golkar Dipimpin Bahlil, PDIP Takut Diawut-awut
-
Jokowi Ungkap Alasan Pakai Kemeja Kuning Saat Hadiri Penutupan Munas Golkar, Begini Katanya
-
Berkemeja Kuning, Jokowi Dan Prabowo Hadiri Penutupan Munas Golkar Malam Ini
-
Sah! Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia Terima Panji Kebesaran dan Ucapkan Ikrar Ini
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM