Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan lembaga survey National Survey of Sexual Attitudes and Lifestyle (Natsal) di Inggris menunjukkan data mencengangkan. Hasil survey menyebutkan setidaknya 62 persen lelaki di Eropa dan Asia pernah membayar Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk berhubungan seksual.
Selain itu, 1 dari 10 lelaki dewasa yang telah memiliki pasangan di Inggris pernah menyewa pelacur untuk memuaskan nafsu hidung belang mereka.Setidaknya, 3,6 persen dari 6.000 orang pernah terlibat di lembah prostitusi selama kurun waktu 5 tahun terakhir.
Survey dilakukan kepada lelaki berumur 25-34 tahun dari berbagai bidang pekerjaan. hasilnya pun cukup mengejutkan karena sebagian besar pernah menggerek PSKL ke atas ranjang-meski mereka telah memiliki pasangan atau istri.
"Penelitian ini tidak mencakup pria kesepian. Pada kenyataannya, kebanyakan dari mereka yang membayar PSK sudah memiliki pasangan. Ini diduga akibat dampak dari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang," kata ilmuwan Dr. Catch Mercer. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
BK DPR Ungkap Jantung RUU Perampasan Aset: Aset Rp 1 Miliar Bisa Disita
-
Bukan Hanya Nadiem, Ini Alasan Kejaksaan Sering Minta Bantuan TNI untuk Pengamanan Kasus Korupsi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?