-
Banjir bandang Texas menewaskan dua orang setelah hujan ekstrem melanda wilayah selatan.
-
Sistem menara peringatan baru berhasil menyelamatkan ratusan warga dari luapan sungai.
-
Otoritas memperketat evakuasi demi mencegah terulangnya tragedi maut tahun lalu.
Suara.com - Jelang final Piala Dunia 2026, banjir bandang negara bagian Texas menerjang wilayah selatan dan menewaskan sedikitnya dua orang. Meskipun demikian, kesiapsiagaan sistem peringatan baru berhasil mencegah jatuhnya korban massal seperti tahun lalu.
Piala Dunia 2026 di Texas diselenggarakan di 2 stadion utama: AT&T Stadium di wilayah Dallas dan NRG Stadium di Houston.
Namun jarak antara lokasi banjir dan Dallas terpaut 9 jam perjalanan darat. Selain itu terpaut 5 jam perjalanan dari Houston.
Gubernur Texas Greg Abbott mengonfirmasi bahwa petugas telah melakukan lebih dari 230 aksi penyelamatan selama banjir. Pemerintah mengerahkan puluhan perahu, pesawat, dan kendaraan tinggi ke lokasi terdampak.
Fokus utama otoritas setempat saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh warga.
“Nyawa manusia tetap menjadi fokus saat ini,” ujar Abbott pada Kamis sore waktu AS.
Peringatan darurat berbunyi nyaring sekitar pukul 2 dini hari di sepanjang bantaran sungai. Efektivitas sistem baru ini diakui langsung oleh perancang teknologi mitigasi tersebut.
Ian Cunningham, pendiri dan CEO River Sentry, menyatakan sistem menara berfungsi optimal.
“Keadaan yang sama seperti tahun lalu terjadi lagi pagi ini, tetapi kali ini, menara kami mengintervensi dan membangunkan orang-orang serta menjauhkan mereka dari bahaya,” katanya.
Baca Juga: Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
Cunningham menambahkan bahwa instalasi menara tersebut terbukti sangat krusial.
“Anda bisa berargumen bahwa menara-menara ini sangat penting dalam mengintervensi dan menyelamatkan nyawa,” tutur Cunningham.
Kecepatan peringatan ini membuat warga memiliki waktu berharga untuk menyelamatkan diri. Salah satu warga Kerr County, Jake Lamb, merasakan perbedaan besar dari penanganan tahun lalu.
Lamb menceritakan bahwa gawai mereka terus menerima notifikasi bahaya tanpa henti.
“Banyak peringatan telepon, banyak peringatan banjir bandang. Terus-menerus. Kami menerima panggilan, kami menerima teks, kami menerima jumlah yang cukup banyak,” ungkapnya seraya menambahkan pengalaman tahun lalu menjadi pelajaran besar.
Otoritas keselamatan bergerak cepat mengevakuasi lebih dari 80 orang dari area perkemahan. Sebuah keluarga besar yang sedang bernostalgia bahkan harus menyudahi acara mereka demi keselamatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diangkat dari Kisah Nyata Viral, Baby Udon Tayang di Bioskop Mulai 3 September 2026
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Lokalnya
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset