Suara.com - Semalam, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi. Harga premium menjadi Rp8.500 per liter, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp6.500 per liter. Turut naik juga solar menjadi Rp7.500 per liter. Naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp5.500 per liter.
Bagaimana tanggapan politisi-politisi muda PDI Perjuangan -- pendukung Jokowi -- yang dulu gencar menolak kenaikan harga BBM terhadap kebijakan Jokowi sekarang?
"Aduh lo jangan nanya yang susah-susah dong sama gue. Pusing kepala gue," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu di DPR, Jakarta, Selasa (18/11/2014). Anggota DPR ini belum lama ini jadi bulan-bulanan di media sosial terkait fotonya yang beredar luas di internet. Kemudian, ia melaporkan Koran Tempo ke Dewan Pers karena memuat fotonya dengan caption Bobo Siang di ruang sidang DPR RI.
Adian Napitupulu adalah salah seorang yang dulu mengkritik keras kenaikan harga BBM yang dilakukan (mantan) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sekarang, Adian menghindari wartawan. Ia tak mau memberikan statement untuk menanggapi kebijakan Jokowi. Lalu, ia masuk ke ruang rapat Fraksi PDI Perjuangan sambil melambaikan tangan.
Begitu juga anggota Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka. Rieke berjalan cepat ke ruang rapat tanpa mau memberikan komentar kepada wartawan.
Selama ini, Rieke selalu menolak kebijakan kenaikan harga BBM subsidi. Bahkan, ia pernah memimpin demonstrasi penolakan atas rencana kenaikan harga BBM di zaman Susilo Bambang Yudhoyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari
-
3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!