Suara.com - Di sidang paripurna DPR sore ini, anggota Fraksi PAN Yandri Susanto interupsi soal keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.
"Presiden sudah mengumumkan kenaikan harga BBM, bagi saya itu tidak pro rakyat. Oleh karena itu kita perlu sikapi dengan jeli dan bijaksana, karena kita sinyalir apa yang disampaikan presiden tidak sesuai dengan program rakyat," kata Yandri.
"DPR sebagai wadah aspirasi rakyat perlu menyikapi dengan cara, kita harus menanyakannya, dan meminta klarifikasi dari pemerintah yang semena-mena menaikkan harga BBM. Sementara harga minyak dunia turun," Yandri menambahkan.
Interupsi yang disampaikan Yandri kemudian diinterupsi lagi oleh anggota DPR yang lain. Yandri juga mengusulkan agar DPR menggunakan hak interpelasi terkait kenaikan harga BBM.
"Saya usulkan anggota gunakan hak interpelasi," katanya.
Menanggapi usulan Yandri, pimpinan sidang, Setya Novanto, menyarankan agar usulan semacam itu disampaikan oleh komisi.
"Kita tampung pada komisi terkait," kata Setya Novanto.
Sejatinya, agenda rapat paripurna sore ini adalah penyerahan dan pengesahan nama anggota fraksi untuk ditempatkan di komisi dan alat kelengkapan dewan. Selain itu, laporan badan legislasi DPR mengenai rancangan peraturan DPR tentang pengelolaan tenaga ahli dan staf administrasi anggota DPR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam