Fraksi Gerindra akan menggunakan hak bertanya kepada pemerintah untuk mempertanyakan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Kalau dari fraksi Gerindra pasti akan menggunakan hak konstitusi kita," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, di DPR Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Menurut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu, kenaikan harga BBM bersubsidi saat ini tidak tepat waktu. Fadli mengatakan, pemerintah tidak punya alasan untuk menaikan harga BBM sebab harga minyak dunia sedang mengalami penurunan.
Fadli mencontohkan di sejumlah negara juga mengalami penurunan harga BBM. Seperti di Singapura yang harga BBM hanya Rp8.000. Namun, di Indonesia justu menetapkan harga lebih tinggi dari Singapura yakni Rp8.500.
"Jangan sampai justru ini memuluskan industri hilir seperti koorporasi asing untuk berbisnis di Indonesia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan