Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak mau pindah ke rumah dinas gubernur yang berada di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat. Ia akan tetap tinggal di rumah pribadi, Jalan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.
"Kayaknya nggak dah, lebih enak di rumah sendiri, kita kerja nggak capai Sabtu-Minggu. Kalau di rumah dinas kan Sabtu dan Minggu penuh orang. Tetangga, kan rata-rata orang-orangnya suka keluar negeri, jadi Sabtu, Minggu sepi sekali (rumah pribadi saya)," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (19/11/2014).
Ahok membantah tidak mau pindah ke rumah dinas gubernur karena takut dengan isu hantu yang tinggal di rumah tersebut.
"Di ruangan ini (ruang kerja gubernur) juga banyak hantu. Menteng tuh nggak enak buat sekolah (anak saya)," kata Ahok.
Ahok baru dilantik menjadi gubernur siang tadi di Istana Negara. Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Ia merupakan gubernur pertama yang dilantik Presiden Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim
-
Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa