Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menggagas untuk menaikkan gaji para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI sampai sebesar Rp12 juta. Tujuannya ialah untuk menghilangkan sifat korup yang dimiliki sebagian pegawai.
"Kita juga akan naikkan gaji, kalau dia kerja baik kita naikkan sampai Rp12 juta. Kita target paling rendah Rp12 juta, kita harapkan makin korupsi ditekan, bisa kita naikkan lagi sampai Rp20 juta," kata Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (21/11/2014).
Sebaliknya, bila nanti ada PNS ketahuan korupsi, Ahok tak segan untuk langsung memecat mereka.
"Tapi kalau ada yang masih mau main, kita tekan, kita paksa sikat, dua tahun kita katakan tolong stop itu, kalau masih main bisa (langsung) dipecat," kata Ahok.
Kenaikan gaji, kata Ahok, rencananya mulai diterapkan awal 2015.
Ahok juga mengatakan Desember 2014 nanti, Pemprov DKI akan melantik pejabat eselon II, III, dan IV secara besar-besaran. Mereka adalah dari seleksi jabatan yang telah dilaksanakan sejak September 2014.
"Pejabat baru hasil seleksi kita, harus terbebas dari korupsi," kata Ahok yang pernah menjadi Bupati Belitung Timur.
Selama ini, Ahok memang gerah dengan korupsi. Ia telah bekerja sama dengan KPK untuk memantau para PNS di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh