Program siaran televisi berjudul "From Syria With Love" yang disiarkan saluran anak muda dari televisi nasional Suriah, diklaim telah memecahkan rekor untuk program siaran yang ditayangkan selama 70 jam secara terus menerus.
Pemandu acara, Areej Zayat dan Reine Neilah memandu pertunjukkan berjudul "From Syria With Love" melalui saluran Talagi sejak Selasa (17/11/2014) pukul 9 pagi waktu setempat (19 GMT) hingga Jumat (21/11/2014) pukul 7 malam. Tayangan yang juga diunggah ke YouTube itu meliputi acara musik, telepon masuk dan tarian.
Saluran televisi yang berpusat di jantung kota Damaskus itu berharap pertunjukkan mereka akan diakui secara resmi oleh Guiness sebagai pemecah rekor dunia. Saat ini rekor dunia untuk siaran terlama masih di tangan televisi Nepal dengan siaran terus-menerus selama 62 jam.
"Melalui acara ini kami ingin mengirim pesan ke dunia, bahwa meskipun negara kami mengalami segala macam penderitaan, masih dapat mengirimkan pesan cinta ke seluruh dunia. Hidup terus berlanjut bagi warga Suriah," kata direktur televisi itu, Maher al-Khaouli kepada AFP.
Saluran tersebut ditujukan kepada anak muda, diluncurkan sejak Oktober 2012 atau lebih dari setahun setelah dimulainya revolusi menentang Presiden Bashar al-Assad, yang memicu perang saudara, dan telah menewaskan 200.000 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021