Anggota dewan kota Tuszyn (81 mil arah barat laut dari kota Warsawa) Polandia mengusulkan larangan untuk "Winnie the Pooh" di taman bermain anak karena dinilai tampil tidak senonoh tanpa mengenakan celana. Menurut Croatian Times, tokoh beruang fiksi ini dilarang sebagai ti taman bermain lokal dengan alasan "seksualitas yang meragukan" dan karena "tidak tepat berpakaian."
Dalam pertemuan untuk membahas maskot baru untuk taman, yang tampaknya direkam dan bocor ke pers, diusulkan karakter honey-loving children sebagai pengganti, tapi langsung ditolak.
"Masalah dengan beruang yang tidak memiliki pakaian lengkap. Ini adalah setengah telanjang yang sepenuhnya tidak pantas untuk anak-anak," kata anggota dewan Ryszard Cichy.
Kelompok penentang ini juga mempertanyakan seksualitas Pooh dan mengkritik penulis AA Milne.
"Ini tidak memakai celana karena tidak memiliki seks. Ini hermaprodit," kata seorang pejabat.
"Ini sangat mengganggu, tetapi dapat Anda bayangkan. Penulisnyatelah berusia lebih dari 60 tahun, dan dai memotong testis pooh dengan pisau cukur karena dia punya masalah dengan identitasnya," kata anggota dewan lainnya, Hanna Jachimska.
Kelompok ini belum mencapai kesepakatan baru siapa yang akan menjadi maskot, tapi diduga itu akan diserahkan ke Donald Duck atau Bugs Bunny. (people.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM