Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pengendara sepeda motor membutuhkan istirahat atau tidak bisa seharian berkendara terus menerus karena akan membuat lelah dan tidak produktif dalam bekerja. Ahok menyarankan agar mereka menjalankan aktivitas sehari-hari dengan pindah naik angkutan umum.
"Kita butuh tempat istirahat, orang ga bisa naik motor terus menerus, ga bisa, dan kalau dia (pengendara motor) sudah masuk kota kerja dia istirahat dong naik bus," kata Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Pernyataan Ahok merupakan bagian dari sosialisasi atas rencana uji coba pelarangan sepeda motor melintasi Jalan Medan Merdeka Barat sampai Jalan MH Thamrin atau Bundaran Hotel Indonesia mulai pertengahan Desember 2014.
Ahok menambahkan minggu ini, pemerintah Jakarta akan mendapat kiriman lima armada bus tingkat baru. Bus ini nanti akan dimanfaatkan untuk mendukung rencana pelarangan peredaran sepeda motor di jalan protokol. Jadi, warga bisa memanfaatkan bus tersebut secara gratis, sementara sepeda motor mereka dititipkan di tempat parkir.
"Nanti mungkin minggu ini kita akan terima lima bus Mercedes tingkat yang baru dari sumbangan grup Mayapada, dan ini akan kita promosikan agar anda (pengguna motor) bisa istirahat di dalam bus," kata Ahok.
Sebelumnya, Pemerintah Jakarta memberikan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan yang timbul setelah ada larangan sepeda motor melintas di Jalan Medan Merdeka Barat sampai Jalan MH Thamrin.
Pertama, memaksimalkan bus gratis yang sudah ada sekarang, yaitu Jakarta City Tour. Saat ini sudah ada lima bus yang masing-masing berkapasitas 60 orang. Bus beroperasi dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.
Solusi lainnya, pemerintah menyediakan lahan parkir alternatif, di antaranya di Carrefour Duta Merlin, IRTI Monas, dan gedung Sarinah.
Tag
Berita Terkait
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
Kawanan Maling Motor Tembak Warga di Palmerah, Penjual Beras Jadi Korban
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua