Suara.com - Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Presidium Penyelamat Partai Golkar Agung Laksono siap masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Golkar. Ia mengatakan, siapapun Ketua umum nantinya bisa saja mendukung pemerintah atau berada di luar pemerintah.
Andai saja berada di luar pemerintahan, kata Agung, cara membawakannya harus diubah. Menurutnya, jika terus berada di Koalisi Merah Putih maka cara pembawaannya tidak boleh didasari dengan kebencian, apalagi dengan balas dendam.
"Tidak masalah di KMP, yang penting cara membawakannya tidak didasari pada kebencian, kekecewaan dan apalagi kalau dilatari rasa dendam, itu yang diubah," kata Agung di Kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelly Murni VI, Slipi, Jakarta Barat, Kamis(27/11/2014).
Masih menurut Agung, Golkar tak masalah jika harus berada di dalam pemerintahan dan di luar pemerintah. "Dan misalkan saya dukung Jokowi, bisa saja Partai Golkar dukung KMP, tidak masalah asalkan itu sikap resmi partai," ungkap dia.
Agung sebagai ketua Presidium dengan anggota Priyo Budi Santoso, Zainuddin Amali, Hajriyanto Y. Thohari, , Agus Gumiwang, Laurence Siburian, Yorrys Raweyai, Zainal Bintang, Ibnu Munzir, dan Agun Gunandjar tetap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada Januari 2015 di Jakarta, walau kubu Aburizal Bakrie menggelar Munas di Bali pada 30 November 2014 nanti.
""Kalau ARB teruskan Munas tanggal 30 (November), kita juga akan siapkan Munas," kata Agung yang berpegang pada rekomendasi Munas 2009 di Pekanbaru, Riau.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam